Silahkan dibagikanShare on whatsapp
Whatsapp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id, Leo David

METRO, TRIBUN – Yayasan Bimbingan Mandiri (Yabima) meluncurkan Komunitas Pecinta Beras Organik (KPBO). Komunitas tersebut beranggotakan berbagai profesi seperti dokter, tokoh agama, guru, dan lain sebagainya.

“Ini sengaja dibentuk untuk menyebarluaskan manfaat mengkonsumsi beras organik,” ujar Yanti dari Yabima, Selasa (19/4/2011).  Ia menjelaskan, saat ini harga beras organik memang di atas rata-rata, bahkan bisa dibilang mahal.

Menurutnya, hal ini terjadi karena masih terbatasnya petani/produsen beras organik. Kedepan Yabima akan terus berusaha memperluas produsen beras organik. “Sehingga kedepan harga jual beras organik diharapkan akan sama dengan beras non organik dengan kualitas baik,” tuturnya.

Menurutnya, pihaknya terus mempromosikan lewat jejaring sosial facebook,website dan pertemuan-pertemuan dengan konsumen. Ia menekankan pentingnya peningkatan kesadaran konsumen tentang kelebihan mengkonsumsi beras organik.

“Saat ini konsumennya memang masih terbatas pada kalangan menengah ke atas,” jelasnya.

Menurutnya, beras organik produksi kelompok-kelompok di Yabima dipasarkan Rp 10-12 ribu.(*)

Editor: Taryono

Sumber: http://lampung.tribunnews.com/read/artikel/26359

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*