Thu. Dec 12th, 2019

Personal Story: Dri Suprasetio

Silahkan dibagikanShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Email this to someone
email
Print this page
Print
Bpk. Dri Suprasetio pada saat lokakarya

Pengalaman saya selama bekerjasama dengan Yabima Indonesia dimulai pada Tahun 2017. Saat itu Yabima Indonesia mengadakan pelatihan  Pembuatan MOL ( Mikro Organisme Lokal ), POC (Pupuk Organik Cair) SRI-SLPHT musim Tanam I ahun 2017-2018 pada Oktober 2017-Februari 2018, dan masih banyak  kerjasama atau pelatihan –pelatihan yang ada diadakan di Metro.

Setelah mengikuti pelatihan tentang pertanian Organik yang dilakukan oleh Yabima Indonesia  di GKSBS Seputih Mataram tentang MOL, POC dan SRI-SLPHT, kami selanjutnya mempraktekan di rumah kami masing-masing  untuk membuatnya sesuai dengan bahan-bahan yang  sudah kami dapat dari pelatihan. Setelah kami mencari bahan-bahan yang ada disekitar kami, kami mulai membuat dan kami aplikasikan dilahan pertanian kami. Setelah dua Tahun kami merasakan perubahan . Biaya pengeluaran untuk bertani kami yang biasanya untuk  membeli racun insektisida  kimia kini kami sudah punya penanggulanganya dengan memanfaatkan bahan-bahan dari alam. Keluarga mengkonsumsi  produknya sendiri yang bebas dari kimia

Kami berharap semakin banyak masyarakat yang ada diseputih mataram kususnya jemaat GKSBS  Seputih Mataram  untuk  beralih kepada pertanian Organik. Dikarenakan kami sebagai petani masih sangat terbatas tentang SDM maka kami berharap ada pendampingan terus dari Yabima Indonesia . Dalam setiap pertemuan sering mendiskusikan tentang perkembangan pertanian organik yang  dilakukan dirumahnya masing-masing . Saling berbagi pengalaman tentang pertanian Organik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*