Home / Pertanian Organik / Beras sehat ^.^

Beras sehat ^.^

Silahkan dibagikanShare on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page

10Beras merupakan makanan utama bagi masyarakat Indonesia. Banyak petani yang menanam jenis tanaman pangan, salah satunya tanaman padi tetapi masih menggunakan aplikasi pupuk dan pestisida secara kimia dan jarang sekali yang menggunakan aplikasi secara organik. Alasan petani menggunakan kimia karena pupuk dan pestisida dapat secara instan diaplikasikan dan mudah diperoleh di pasaran tanpa melihat akibat dari penggunaan kimia yang berpengaruh terhadap kesehatan sumber daya alam dan manusia dengan biaya produksi yang mahal. Penggunaan pola tanam secara organik jarang dilakukan karena memang membutuhkan kesabaran yang ekstra mulai dari membuat pupuk dan pestisida secara organik sampai mengaplikasikannya ke tanaman tetapi pupuk organik sangat baik pengaruhnya bagi kesehatan sumber daya alam dan manusia dengan biaya produksi yang murah. Untuk menjaga kelestarian alam dan kesehatan bagi manusia Tahun 2013 Yabima Indonesia mulai mengkampanyekan/mengajak kelompok-kelompok tani dampingan agar memiliki kesadaran anggota kelompok untuk mulai bercocok tanam secara organik. Kegiatan tersebut dimulai dengan mengajak anggota kelompok mengikuti belajar SLPHT-SRI (Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu-System Rice Intensification). Kelompok tani yang mengikuti belajar tersebut diantaranya kelompok tani Multi Baliwo Umbul 7; kelompok Sahabat Tani Purwokencono 1; dan kelompok tani Barokah purwokencono 2.
9423 April dan 5 Mei 2014 Direktur dan beberapa orang staff Yabima Indonesia bekerja sama dengan IPPOL menghadiri acara Panen Raya Padi Organik varietas Mentik Susu hasil demplot belajar SLPHT-SRI di kelompok Multi Baliwo, Sahabat Tani dan kelompok tani Barokah , di desa Purwokencono. Panen Tersebut dihadiri oleh Bapak mujio selaku PPL di desa Purwokencono dan Petugas POPT (Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman) dari Kecamatan Sekampung Udik . Panen dilakukan pada pagi hari dengan mengambil contoh pengamatan yang telah diamati selama kurang lebih 4 bulan pembelajaran. Variabel yang diamati diantaranya tinggi tanaman, jumlah anakan produktif per rumpun, panjang daun, lebar daun, panjang malai padi, jumlah bulir padi per malai, bobot bulir padi per ubin (m2) dan bobot serasah/batang padi per ubin (m2). Dalam kelompok belajar dibagi lagi menjadi 3 kelompok dengan perlakuan jarak tanam yang berbeda-beda untuk setiap kelompok. untuk kelompok Multi baliwo menggunakan jarak tanam (22 x 22; 23 x 23; 25 x 25) cm2; kelompok Sahabat tani (25 x 25; 27 x 27; 30 x 30) cm2 dan kelompok tani Barokah (25 x 25) cm2 dengan aplikasi pupuk organik dan hormon (buah dan pertumbuhan) yang sama serta benih varietas mentik susu. Tujuannya untuk mengetahui jumlah anakan per rumpun, jumlah bulir per malai, bobot bulir per ubin serta mengetahui hama dan penyakit tanaman (HPT) padi dan pengendaliannya secara organik dan menggunakan musuh alami. Selama proses pembelajaran banyak hama dan penyakit tanaman yang peserta temui sama seperti pada umumnya yang terdapat pada tanaman padi, diantaranya sundep, walang sangit dan lain-lain. Peserta belajar sudah mulai belajar membuat sendiri pestisida secara alami untuk mengendalikan HPT tersebut. Pestisida alami dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan sumber daya alam yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal peserta belajar. Demikian juga untuk hormon yang digunakan baik hormon buah maupun hormon pertumbuhan yang dibuat secara alami. Hasil panen yang telah dikalkulasikan per hektare yang diperoleh dari kelompok Multi baliwo adalah sebanyak 12 ton/ha, sahabat tani 4.5 ton/ha dan kelompok tani Barokah sebanyak 5.1 ton/ha. Hasil panen tersebut berbeda disebabkan perbedaan kesuburan tanah, perawatan tanaman dan faktor lainnya.

11Hasil panen ketiga kelompok tersebut akan digiling dan dijadikan produk Beras Organik dan akan dijual dan dipasarkan kepada masyarakat umum yang mengkonsumsi beras organik. Beras Organik adalah makanan sehat yang tidak mengandung bahan kimia karena penanamannya secara organik tanpa menggunakan bahan-bahan kimia. Mari kita hidup sehat dengan mengkonsumsi bahan makanan organik/alami untuk menjaga kesehatan tubuh kita dan melestarikan sumber daya alam di lingkungan sekitar kita serta menciptakan kesejahteraan kehidupan Petani.Beras organik dapat diperoleh di Kantor Yabima Indonesia, Jl. Yos Sudarso 15 Polos Kota Metro, Telp.(0725) 42872

Silahkan dibagikanShare on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page

About Super Administrator

One comment

  1. brapa berkilo/perkwintal?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

Scroll To Top